Golf Club Championship 45 Hole
Pengalaman Golf di Berbagai Lapangan Championship
Di Jagorawi Golf & Country Club, kami menawarkan lapangan golf yang dirancang untuk menantang semua level kemampuan dengan pemandangan yang memukau.

Old Course
Old Course terletak di bagian tinggi dan berbukit di sekitar tepi sungai Cikeas, dikelilingi bekas hutan tropis yang masih asri—pemandangan khas Indonesia yang memukau. Tiga hole pertama langsung mengajak Anda turun sekitar 200 meter ke lembah tempat Old Course ini dibangun.
Dibuka untuk 9 hole pertama pada tahun 1979, Old Course adalah pusat kebanggaan Jagorawi Golf & Country Club (JG&CC), pelopor klub golf "era baru" di Indonesia. Jarak 6.023 meter mungkin terlihat "pendek" menurut standar golf pada umumnya, namun jangan salah—lapangan ini memiliki tantangan tersendiri yang tidak boleh diremehkan.
New Course
New Course juga dirancang oleh Thomson & Wolveridge. Dibuka pada tahun 1991, lapangan ini dengan cepat meraih reputasi sebagai salah satu course golf paling menantang di kawasan Asia Pasifik. Pada tahun 1997, lapangan ini menjadi tuan rumah Indonesian Open dengan juara pegolf Australia, Craig Perry.
New Course membentang sepanjang 6.322 meter. Meski fairway-nya tampak jauh lebih lebar dibanding Old Course, area landing zone kerap menyempit dengan bunker fairway yang ditempatkan secara strategis dan berwajah dalam—siap menangkap korban berikutnya.


Z-Nine Course
Z-Nine selesai dibangun pada akhir 1997, dan lapangan ini berkelok-kelok melalui bagian paling menawan di Lembah Sungai Cikeas. Tee box hole terakhir (par 3) berada di puncak bukit yang menawarkan pemandangan dari atas—tidak hanya ke green yang terletak jauh di bawah dan di seberang Sungai Cikeas, tetapi juga ke seluruh lembah tempat lapangan ini berada.
Lapangan ini lahir dari visi dinamis almarhum Zakir, pemilik Jagorawi, dengan bantuan sahabat dekatnya, Max Wexler—desainer lapangan golf ternama asal Amerika. Enam dari sembilan hole dipisah sungai Cikeas, sementara area bermain yang sempit dan hazard yang ditempatkan secara strategis menuntut presisi tinggi dan mental yang kuat.
